, Malaysia
602 views
Mr. Jeff Wee of Adobe, speaking at the ABF IA 2025 Summit - Malaysia.

Gen Z membutuhkan informasi yang tepat dalam sekejap

AI dapat membantu tim pemasaran lembaga keuangan menyelesaikan tugas ini.

Kampanye pemasaran yang paling efektif harus mampu menyampaikan pesan yang tepat dalam waktu delapan detik, dan AI dapat membantu lembaga keuangan mencapainya, menurut seorang konsultan dari Adobe, Inc.

“AI bukan lagi sekadar kata kunci yang ramai dibicarakan, melainkan alat nyata untuk meningkatkan pengalaman dan menyelesaikan masalah,” kata Jeff Wee, Senior Solution Consultant di Adobe dalam acara Asian Banking & Finance and Insurance Asia 2025 Malaysia Summit.

Ia menekankan pentingnya menyampaikan pesan yang relevan kepada nasabah pada waktu yang tepat, terutama di era ketika rentang perhatian semakin pendek.

“Rentang perhatian rata-rata individu Gen Z kini hanya delapan detik,” kata Wee. “Itu bahkan lebih pendek dari rentang perhatian seekor ikan mas.”

“Kita perlu memastikan bahwa kita mengirimkan pesan yang tepat kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat, dan mampu melakukannya secara otomatis dan dalam skala besar,” tambahnya.

Adobe, yang dikenal lewat Adobe Photoshop, yang merupakan perangkat lunak andalan untuk pengeditan foto dan desain grafis, menggunakan AI melalui platform Adobe Sensei untuk mengotomatiskan tugas-tugas kompleks seperti pengeditan gambar, pelabelan konten, dan pemasaran yang dipersonalisasi.

Wee mengatakan bahwa tim pemasaran yang menggunakan AI melaporkan peningkatan produktivitas sebesar 40% dalam hal penargetan kampanye dan pengalaman nasabah.

Ia menyoroti lambatnya adopsi genAI, yang menurutnya disebabkan oleh isu kepercayaan nasabah, kendali brand, integrasi, dan transparansi. Solusi Adobe adalah menawarkan model yang dapat dikendalikan dan dilatih oleh perusahaan untuk menyampaikan pesan sesuai dengan bahasa brand mereka.

“Dengan begitu, model tersebut mengikuti pedoman brand Anda dan tetap sesuai dengan sistem kepatuhan,” katanya. “Baik untuk sektor perbankan ritel maupun asuransi, konsistensi dan kepatuhan bukan lagi masalah.”

Untuk keamanan data, mesin genAI milik Adobe dilatih menggunakan data yang berlisensi atau telah mendapat otorisasi dari lebih dari 300 juta stok gambar dan foto milik mereka, yang menjadikannya “aman secara fungsional,” kata Wee. “Dengan begitu, data, konten, dan perjalanan nasabah dapat bergerak bersamaan secara sinkron.”

 

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.

Kenaikan suku bunga Australia berpotensi memperlambat penyaluran kredit di bank-bank besar

Aktivitas refinancing diperkirakan meningkat seiring nasabah mencari suku bunga KPR yang lebih murah.

Nasabah wealth alihkan fokus dari imbal hasil ke keamanan masa pensiun

Para penasihat keuangan dituntut memberikan layanan yang lebih cepat dan perencanaan keuangan yang lebih menyeluruh.

Bagaimana Bank-Bank memperkuat pondasi terhadap guncangan harga minyak?

Bank-bank asal China kemungkinan besar akan menanggung dampak paling besar.

Kerangka pembayaran SWIFT targetkan kejelasan biaya dan penelusuran transaksi yang lebih cepat

Lebih dari 50 bank mendukung perubahan yang memanfaatkan sistem yang sudah ada.

Bank-bank Jepang taruh miliaran dolar untuk dorong pertumbuhan keuangan dan teknologi India

GFTN menggandeng kedua belah pihak dalam bidang talenta, teknologi, dan akses pasar.