, Malaysia
784 views
Mr. Mohd Prasad Hanif, Secretary General of the Association of Development Finance Institutions Malaysia.

Upaya Malaysia menjadi anggota BRICS untuk mendorong perombakan sistem perbankan

Namun, tantangan muncul ketika menjauh dari ketergantungan pada AS dan SWIFT.

Upaya Malaysia menjadi anggota BRICS dapat mengubah cara sistem perbankan lokal beroperasi. Seorang pejabat senior dari asosiasi perbankan setempat mengungkapkan hal itu berpotensi melepaskan Malaysia dari pengaruh AS.

Bagi Mohd Prasad Hanif, Sekretaris Jenderal Asosiasi Lembaga Keuangan Pembangunan Malaysia (ADFIM), bergabung dengan BRICS akan mengurangi dampak keputusan dan sanksi AS, terutama di bidang geopolitik.

"Saat ini, sistem alternatif BRICS pada dasarnya akan meningkatkan kedaulatan dan stabilitas ekonomi bagi negara-negara anggota dengan mengurangi dampak kebijakan ekonomi dan sanksi AS," kata Hanif kepada peserta Asian Banking & Finance Forum 2024 di Kuala Lumpur.

Pada pertengahan Juni, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan niatnya untuk mengajukan keanggotaan BRICS, dengan  mengirimkan aplikasi pada Agustus. Jika berhasil, Malaysia akan menjadi bagian dari organisasi antar pemerintah yang mencakup Cina, Rusia, India, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Ini berarti kemungkinan menjauh dari ketergantungan pada SWIFT, menjadi sebuah langkah yang menghadirkan peluang sekaligus tantangan.

"Sistem ini dapat menurunkan biaya transaksi. Ketika, memiliki sistem alternatif yang bersaing dengan SWIFT, maka kita dapat bernegosiasi biaya yang lebih baik dengan menghindari konversi mata uang dan bank perantara, yang mendorong kerja sama ekonomi yang lebih besar di antara negara-negara tersebut," kata Hanif.

Memiliki sistem penyelesaian perdagangan alternatif juga dapat memacu inovasi keuangan dan inklusi dengan memanfaatkan kemajuan fintech untuk meningkatkan akses ke sistem keuangan, kata  Sekretaris Jenderal.

"Itu juga memberikan ketahanan terhadap negara-negara Barat, memungkinkan negara-negara anggota untuk menjalankan kebijakan luar negeri secara independen tanpa dampak finansial," tambah Hanif.

Peningkatan kerja sama ekonomi dengan BRICS dapat menghasilkan peluang investasi yang lebih terdiversifikasi serta pengembangan produk keuangan baru, tambahnya.

Namun, banyak tantangan muncul. Di mana  yang terbesar adalah kebutuhan akan investasi besar dalam teknologi, kerangka peraturan, dan infrastruktur keuangan.

"Mengkoordinasikan regulasi dan kebijakan keuangan di antara negara-negara BRICS yang beragam bisa menjadi sulit dan berpotensi menyebabkan ketidakefisienan serta konflik," kata Hanif.

Malaysia juga perlu berhati-hati menyeimbangkan hubungannya antara negara-negara Barat dan BRICS.

Namun, "Tantangan volatilitas mata uang dan risiko likuiditas yang terkait dengan penggunaan mata uang lokal dapat meningkatkan kompleksitas transaksi keuangan dan manajemen risiko bagi bank," Hanif memperingatkan, seraya menambahkan bahwa potensi ketegangan geopolitik di dalam BRICS dapat menciptakan lingkungan regulasi yang tidak pasti.

 

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.

Kenaikan suku bunga Australia berpotensi memperlambat penyaluran kredit di bank-bank besar

Aktivitas refinancing diperkirakan meningkat seiring nasabah mencari suku bunga KPR yang lebih murah.

Nasabah wealth alihkan fokus dari imbal hasil ke keamanan masa pensiun

Para penasihat keuangan dituntut memberikan layanan yang lebih cepat dan perencanaan keuangan yang lebih menyeluruh.

Bagaimana Bank-Bank memperkuat pondasi terhadap guncangan harga minyak?

Bank-bank asal China kemungkinan besar akan menanggung dampak paling besar.

Kerangka pembayaran SWIFT targetkan kejelasan biaya dan penelusuran transaksi yang lebih cepat

Lebih dari 50 bank mendukung perubahan yang memanfaatkan sistem yang sudah ada.

Bank-bank Jepang taruh miliaran dolar untuk dorong pertumbuhan keuangan dan teknologi India

GFTN menggandeng kedua belah pihak dalam bidang talenta, teknologi, dan akses pasar.