, Hong Kong
481 views
Mr. Silvio Struebi speaking during the ABF and IA Summit in Thailand.

Bank-bank Thailand diminta menerapkan penetapan harga dinamis

Mereka mengalami kesulitan karena strategi harga yang tidak transparan dan terlalu reaktif.

Bank-bank di Thailand sebaiknya menggunakan AI untuk meningkatkan strategi penetapan harga dengan mengelompokkan pelanggan berdasarkan kesediaan mereka untuk membayar, menurut seorang konsultan perbankan.

Lembaga keuangan di Asia cenderung menawarkan harga dan diskon yang tidak terstruktur, di mana produk-produk yang bukan unggulan justru didiskon besar-besaran meskipun biaya layanannya tinggi, kata Silvio Struebi, partner di Simon-Kucher & Partners dalam Asian Banking & Finance and Insurance Asia Summit yang diadakan di Thailand.

“Ada kekurangan data yang besar,” katanya. “Seluruh kecerdasan yang dimiliki bank atau lembaga keuangan tidak tersedia bagi relationship manager pada saat transaksi berlangsung, dan hal ini sering menyebabkan penetapan harga yang tidak konsisten.”

Lembaga keuangan juga kesulitan karena metode penetapan harga mereka tidak transparan dan terlalu reaktif, tambah Struebi. Bank dapat memanfaatkan AI untuk menganalisis perilaku pelanggan, lalu mengklasifikasikannya berdasarkan sensitivitas harga mereka, ujarnya.

“Segmentasi ini menjadi dasar bagi model elastisitas harga, yang memetakan respons pelanggan terhadap perubahan harga,” katanya. “Dengan cara ini, kita dapat memprediksi nasabah mana yang kemungkinan akan menarik dananya dan mana yang akan tetap bertahan meskipun terjadi penurunan suku bunga. Pendekatan ilmiah ini menghilangkan dugaan dalam penetapan harga simpanan.”

Struebi mengatakan bank dapat menerapkan penetapan harga dinamis, yaitu menyesuaikan harga berdasarkan kesediaan nasabah untuk membayar dengan menggunakan data yang disediakan oleh mesin otomatisasi pemasaran. Detail kecil seperti pilihan kata, konteks, dan gambar latar dapat mendorong perilaku yang diinginkan.

Struebi menekankan bahwa bank yang menerapkan penetapan harga dinamis harus memperhatikan isu-isu etika.

“Penetapan harga dinamis seharusnya tidak mengeksploitasi nasabah, melainkan meningkatkan transparansi dan keadilan,” katanya. “Memastikan bahwa rekomendasi harga dapat dipertanggungjawabkan dan selaras dengan ketentuan regulator adalah fokus utama bagi [Simon-Kucher].”

Struebi memperkirakan akan ada kemajuan dalam penetapan harga berbasis AI, terutama yang terintegrasi secara real-time dengan pasar.

“Bayangkan masa depan di mana relationship manager menerima rekomendasi otomatis berbasis data saat mereka berinteraksi dengan nasabah — meningkatkan efisiensi sekaligus kepuasan nasabah,” tambahnya.

Dengan AI, Superbank melihat lebih dari sekadar skor kredit

Bank ini memantau model kreditnya untuk mendeteksi bias dan menjaga kinerja.

BNI jajaki pemanfaatan jejaring bisnis untuk menilai debitur usaha kecil

Bank melihat AI berpotensi lebih berguna untuk memantau debitur ketimbang menyetujui kredit.

Stablecoin berpotensi memecah sistem pembayaran Asia semakin terkotak-kotak

Sebanyak 44% profesional keuangan berpotensi menggunakan mata uang digital dalam dua tahun ke depan.

Maybank hemat US$9,56 juta lewat perubahan kecil pada proses kerja

Bank mengatakan inisiatif tersebut telah menghemat 2,17 juta hari kerja.

Bank Hong Kong masih tertekan kerugian properti seiring turunnya nilai aset

Pinjaman pengembangan dan investasi properti turun 15% sejak akhir 2022.

Sektor keuangan Singapura pertimbangkan agen AI di tengah celah tata kelola

Kerangka kerja yang diusulkan mengatur kendali atas tindakan kecerdasan buatan (AI) secara real-time.

Bank-bank kian fokus ke pasar regional seiring persaingan yang makin ketat

Cuma ada empat bank dari 20 bank terbesar dunia yang masih berstatus "global universal bank" pada 2025.

AI tingkatkan risiko fraud perbankan seiring celah kontrol yang dihadapi Australia

AUSTRAC menemukan potensi pinjaman fiktif senilai ratusan juta dolar.

Bank-bank Jepang beralih ke stablecoin demi pertahankan simpanan nasabah

Megabank berencana lakukan transaksi mata uang digital bersama pada Maret 2027.