, Singapore
340 views
Photo by Nicholas Cappello via Unsplash.

Daya tarik bursa yang meningkat dapat mengangkat sektor perbankan investasi Singapura

Upaya reformasi pasar saham juga berpotensi meningkatkan pendapatan dari pengelolaan kekayaan.

Sektor perbankan investasi di Singapura diperkirakan akan memperoleh manfaat dari upaya negara dalam mereformasi bursa saham guna mendorong peningkatan pencatatan publik serta aktivitas merger dan akuisisi (M&A).

Lokasi strategis negara-kota ini, pasar konsumen yang terus berkembang, serta teknologi mutakhir akan terus mendukung pertumbuhan sektor tersebut tahun ini, kata Elaine Tan, Senior Manager for Deals Intelligence di Asia-Pasifik dari London Stock Exchange Group (LSEG) kepada Asian Banking & Finance.

“Elemen-elemen ini dapat mendorong pertumbuhan dan aktivitas di sektor perbankan investasi Singapura, meskipun mungkin ada sedikit moderasi akibat ketidakpastian ekonomi global,” katanya dalam jawaban melalui email.

Inisiatif pemerintah termasuk program pengembangan pasar ekuitas senilai US$5 miliar, pembebasan pajak bagi manajer dana yang berinvestasi pada saham yang terdaftar di Singapura, serta kewajiban bagi kantor keluarga tunggal (single-family offices) untuk berinvestasi di bursa disebut RHB Group berpotensi mendorong lebih banyak aktivitas M&A.

Perusahaan perbankan investasi dan konsultasi diperkirakan akan meraih keuntungan dari meningkatnya minat perusahaan-perusahaan wirausaha untuk mengakuisisi perusahaan undervalued yang telah terdaftar di bursa, lalu menyuntikkan perusahaan mereka yang menguntungkan ke dalam entitas publik tersebut, menurut analis RHB Shekhar Jaiswal dalam laporannya bulan ini.

Perusahaan kecil yang sudah terdaftar dan memiliki arus kas kuat juga mungkin akan melakukan delisting, lalu mendaftar ulang di bursa ketika valuasinya meningkat, tambahnya.

“Kami melihat ini sebagai sinyal positif besar bagi pasar saham Singapura, dan meyakini hal ini dapat menarik minat investor yang lebih besar serta memperluas partisipasi investor di luar saham-saham indeks,” katanya.

Meski bursa saham Singapura mencatatkan kenaikan 6,5% dalam total perolehan modal pada 2024, volume transaksi justru turun sebesar 7%, menurut data dari LSEG.

Tan menyatakan bahwa sejumlah perusahaan Singapura—khususnya local issuer—lebih memilih mencatatkan sahamnya di bursa global, termasuk di Amerika Serikat.

“Meskipun bursa lokal di Singapura dan Hong Kong memiliki keunggulan masing-masing, pasar AS menawarkan likuiditas yang lebih tinggi, basis investor yang lebih beragam, dan eksposur global, sehingga menjadi pilihan menarik bagi perusahaan yang ingin tumbuh dan berekspansi,” tambahnya.

Jaiswal mengatakan bahwa upaya reformasi pasar saham juga akan berdampak positif terhadap pendapatan bank dari lini pengelolaan kekayaan.

Tahun lalu, pendapatan dari biaya perbankan investasi di Singapura naik 14% menjadi S$884,8 juta (US$660,6 juta) dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan aktivitas M&A dan bertolak belakang dengan tren penurunan di kawasan Asia-Pasifik, menurut data LSEG. Singapura menempati peringkat keenam secara keseluruhan, tidak termasuk Jepang.

Segmen M&A tumbuh paling cepat, yaitu 41% menjadi S$109,8 juta (US$82 juta). Sementara itu, Cina, Korea Selatan, dan Hong Kong mencatatkan penurunan pendapatan dari biaya perbankan investasi.

“Sektor real estat, keuangan, dan material secara kolektif menyumbang 49% pangsa pasar berdasarkan nilai transaksi,” kata Tan.

Sektor teknologi tinggi menempati peringkat pertama berdasarkan volume transaksi, mencerminkan fokus yang kuat pada kemajuan teknologi dan perluasan kapabilitas digital, tambahnya.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.

Kenaikan suku bunga Australia berpotensi memperlambat penyaluran kredit di bank-bank besar

Aktivitas refinancing diperkirakan meningkat seiring nasabah mencari suku bunga KPR yang lebih murah.

Nasabah wealth alihkan fokus dari imbal hasil ke keamanan masa pensiun

Para penasihat keuangan dituntut memberikan layanan yang lebih cepat dan perencanaan keuangan yang lebih menyeluruh.

Bagaimana Bank-Bank memperkuat pondasi terhadap guncangan harga minyak?

Bank-bank asal China kemungkinan besar akan menanggung dampak paling besar.

Kerangka pembayaran SWIFT targetkan kejelasan biaya dan penelusuran transaksi yang lebih cepat

Lebih dari 50 bank mendukung perubahan yang memanfaatkan sistem yang sudah ada.

Bank-bank Jepang taruh miliaran dolar untuk dorong pertumbuhan keuangan dan teknologi India

GFTN menggandeng kedua belah pihak dalam bidang talenta, teknologi, dan akses pasar.