, Indonesia
3881 views

DBS Bank Indonesia meluncurkan kartu kredit "hijau" untuk menyasar generasi Z

Kartu premium Visa ini mengurangi limbah plastik sebesar 3,18g dan emisi karbon hingga 7g per kartu.

Bank DBS Indonesia memperkuat komitmen keberlanjutannya dengan meluncurkan digibank Z Visa Platinum credit card, kartu kredit yang dibuat dari plastik PVC daur ulang.

Lembaga keuangan yang berbasis di Singapura dan merupakan bank terbesar di Asia Tenggara berdasarkan aset ini juga menargetkan generasi muda, terutama Generasi Z dan Milenial, yang dikenal mendukung brand-brand berkelanjutan.

“Generasi Z dan Milenial sangat peduli terhadap masa depan planet kita,” kata Ari Lastina, Kepala Bisnis Kartu dan Pinjaman Bank DBS Indonesia, dalam sebuah pernyataan. “Oleh karena itu, melalui peluncuran kartu kredit daur ulang ini, kami ingin memberikan solusi keuangan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai lingkungan mereka.”

“Kami percaya dengan menggabungkan teknologi keuangan modern dengan komitmen terhadap keberlanjutan, kami dapat mendukung generasi muda menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

Hampir tiga perempat konsumen muda bersedia membayar lebih untuk produk ramah lingkungan, menurut Bank DBS Indonesia, mengutip studi First Insight 2021. Studi serupa oleh McKinsey & Co. pada 2023 menunjukkan Generasi Z dan Milenial mempertimbangkan dampak personal, sosial, dan lingkungan dalam keputusan pembelian mereka.

Kartu kredit terbaru Bank DBS Indonesia, yang dibuat melalui kerja sama dengan Visa Indonesia dan Waste4Change, mengurangi limbah plastik sebanyak 3,18 gram dan emisi karbon sebesar 7 gram per kartu.

Kartu digibank Z Visa Platinum menawarkan sejumlah manfaat utama, termasuk fitur Pay Later 0% hingga enam bulan. Kartu ini juga memungkinkan pemegang kartu untuk mengelola keuangan mereka 24/7 melalui aplikasi DBS.

Pengguna juga mendapatkan promosi eksklusif seperti penawaran Buy 1, Free 1, diskon 50% di beberapa mitra, dan penghematan hingga 20% untuk perjalanan dengan kendaraan listrik Grab.

Selain manfaat bagi konsumen, kartu ini memiliki misi yang lebih besar. Dari 18 September hingga 31 Desember 2024, 0,5% dari setiap transaksi menggunakan digibank Z Visa Platinum card akan disalurkan untuk upaya membersihkan Sungai Ciliwung di Jawa.

Inisiatif ini selaras dengan tujuan Bank DBS Indonesia untuk menjalankan perbankan yang bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam layanan mereka. Bank ini juga melaporkan bahwa 76% nasabah memilih aplikasi daring tanpa kertas, yang dapat disetujui hanya dalam waktu 60 detik.

“Kami tidak hanya menyediakan solusi keuangan inovatif tetapi juga mendorong nasabah kami untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan,” kata Melfrida Gultom, Direktur Consumer Banking.

CIMB permudah proses pembiayaan mobil pertama

Program ini mencakup pajak jalan, perlindungan kehilangan total kendaraan, dan Takaful.

PvX dorong pembiayaan berbasis pendapatan untuk aplikasi konsumen

Persaingan yang dipicu AI diperkirakan mendorong kebutuhan modal pemasaran.

OCBC perluas akses wealth management berbasis digital

Mobile banking membawa layanan investasi ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

Western Union ubah strategi pengiriman uang

Akuisisi Dash mendukung ekspansi ke layanan kredit, pembayaran, dan jasa keuangan konsumen lainnya.

Bank-bank Singapura uji cara baru untuk membebaskan kapasitas kredit

Sebagian besar bank di Asia Tenggara dinilai belum perlu mengikuti langkah ini, kata S&P Global.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.