, Indonesia
664 views

Bank Permata di Indonesia menunjuk presiden direktur baru

Rusli telah bekerja untuk lembaga internasional, termasuk Goldman Sachs dan Accenture.

Bangkok Bank telah menunjuk Meliza Rusli sebagai presiden direktur anak perusahaan mereka, yaitu PermataBank.

Rusli bertugas membantu mewujudkan cita-cita Bank Permata untuk menjadi bank deposit dan wealth franchise terkemuka di Indonesia, serta memperkuat kerjasama antara Bank Permata dan Bangkok Bank.

Dalam pengumuman penunjukan tersebut, Rusli mengaku merasa terhormat diberi kesempatan untuk memimpin Bank Permata.

“Kami akan fokus melayani pelanggan dan mitra dalam ekosistem kami dengan membantu mereka mencapai pertumbuhan berkelanjutan saat ekonomi mulai pulih di pasca pandemi. Kami juga akan fokus membantu perusahaan-perusahaan Indonesia mencari peluang pertumbuhan di dalam maupun luar ASEAN yang didukung oleh pengetahuan, koneksi, sejarah panjang Bangkok Bank di Indonesia, dan jaringan internasional yang kuat,” kata Rusli.

Ia menggantikan Chalit Tayjasananant, yang kini akan kembali menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris Bank Permata, dengan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rusli pernah menjabat sebagai pemimpin senior di perusahaan keuangan global, termasuk Goldman Sachs dan Accenture, serta kepala strategi digital grup di PT Astra International Tbk dan presiden direktur Astra Pay.

Follow the link s for more news on

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.

Kenaikan suku bunga Australia berpotensi memperlambat penyaluran kredit di bank-bank besar

Aktivitas refinancing diperkirakan meningkat seiring nasabah mencari suku bunga KPR yang lebih murah.

Nasabah wealth alihkan fokus dari imbal hasil ke keamanan masa pensiun

Para penasihat keuangan dituntut memberikan layanan yang lebih cepat dan perencanaan keuangan yang lebih menyeluruh.

Bagaimana Bank-Bank memperkuat pondasi terhadap guncangan harga minyak?

Bank-bank asal China kemungkinan besar akan menanggung dampak paling besar.

Kerangka pembayaran SWIFT targetkan kejelasan biaya dan penelusuran transaksi yang lebih cepat

Lebih dari 50 bank mendukung perubahan yang memanfaatkan sistem yang sudah ada.

Bank-bank Jepang taruh miliaran dolar untuk dorong pertumbuhan keuangan dan teknologi India

GFTN menggandeng kedua belah pihak dalam bidang talenta, teknologi, dan akses pasar.