, Indonesia
131 views
Photo courtesy of Adrian Pranata.

Fitch: Pasar sukuk Malaysia dan Indonesia akan melambat dalam waktu dekat

Issuance di pasar utama, yang mencakup kedua negara, turun 14,4% di Q3.

Menurut Fitch Ratings, aktivitas pasar sukuk di Malaysia dan Indonesia akan melambat dalam waktu dekat di tengah volatilitas pasar yang berkelanjutan.

Penerbitan sukuk di pasar utama, yang meliputi Indonesia, Malaysia, GCC, Turki, dan Pakistan turun 14,4% di Q3, bersamaan dengan penerbitan obligasi yang juga turun 14,1%.

Fitch mengatakan bahwa kenaikan suku bunga, harga minyak yang tinggi, peristiwa geopolitik yang sedang berlangsung, dan utang pasar negara berkembang yang lebih rendah akan berkontribusi pada penurunan dalam waktu dekat.

Pipeline sukuk berkembang di belakang layar, dan menunggu kondisi pasar yang tepat, meskipun ada penurunan dalam penerbitan pada kuartal terakhir,” kata Bashar Al-Natoor, global head of Islamic Finance Fitch Ratings.

ALSO READ: ESG-linked sukuk issuance treads an upward path

Meskipun negara-negara pengekspor minyak baru-baru ini diuntungkan dari harga minyak yang tinggi, mereka masih membutuhkan pendanaan dalam jangka menengah hingga panjang untuk memenuhi berbagai strategi mereka. Namun, negara-negara pengimpor minyak akan membutuhkan sumber pendanaan ini sementara volatilitas global tetap ada,” kata Al-Natoor menambahkan.

Meskipun akan ada perlambatan, permintaan sukuk akan tetap utuh berkat bank syariah, investor tradisional sukuk, yang likuiditasnya akan terangkat oleh harga minyak.

Selanjutnya, rencana diversifikasi pendanaan lintas sektor, jatuh tempo utang yang akan datang, dan jatuh tempo pasar modal utang domestik di negara-negara tertentu akan terus mendorong penerbitan sukuk, kata Fitch.

Follow the link s for more news on

CIMB permudah proses pembiayaan mobil pertama

Program ini mencakup pajak jalan, perlindungan kehilangan total kendaraan, dan Takaful.

PvX dorong pembiayaan berbasis pendapatan untuk aplikasi konsumen

Persaingan yang dipicu AI diperkirakan mendorong kebutuhan modal pemasaran.

OCBC perluas akses wealth management berbasis digital

Mobile banking membawa layanan investasi ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

Western Union ubah strategi pengiriman uang

Akuisisi Dash mendukung ekspansi ke layanan kredit, pembayaran, dan jasa keuangan konsumen lainnya.

Bank-bank Singapura uji cara baru untuk membebaskan kapasitas kredit

Sebagian besar bank di Asia Tenggara dinilai belum perlu mengikuti langkah ini, kata S&P Global.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.