, Europe

Apa yang bank-bank Asia bisa pelajari dari kantor pusat baru ING?

CEO dan jajaran anggota direksi bank tidak lagi punya kantor sendiri dan justru bekerja bersama di satu ruangan besar.

Pada bulan Januari, ING akhirnya meluncurkan kantor pusat baru, Cedar. Terletak di Taman Cumulus di bagian tenggara Amsterdam, pengembangan seluas 39.000 meter persegi ini memiliki penampilan modern yang serba kaca dengan area terbuka yang luas untuk mencerminkan fokus bank pada transparansi dan keberlanjutan.

Sebelumnya, ING menyebut Amsterdamse Poort membangun rumah mereka. Itu adalah kebalikan langsung dari Cedar dengan bangunan tradisional yang berkelanjutan: dinding batu coklat, langit-langit rendah, tangga sempit, serta kamar dan aula yang berukuran rata-rata. Meskipun merupakan kantor yang unik dan lestari, dengan atap kaca yang membiarkan cahaya alami masuk serta banyak tanaman hidup, bangunan tua itu menjadi tidak sesuai dengan perubahan yang telah dialami ING dalam beberapa tahun terakhir.

"Waktunya telah tiba untuk berubah menjadi sesuatu yang berbeda karena [bangunan] tidak sesuai dengan cara baru kami untuk bekerja lagi," Christophe Linke, Investor Relations Leader ING Group, mengatakan kepada Asian Banking and Finance. “Kami telah berubah menjadi kerja yang gesit, dan [ini] mengharuskan tim dapat bergabung dengan mudah bersama dan bekerja bersama dalam proyek-proyek. Bangunan tua sebelumnya tidak menawarkan itu."

Bahkan, dewan eksekutif tidak lagi memiliki kantor pribadi, tetapi sebaliknya mereka berbagi aula besar di mana mereka dapat bekerja bersama. Linke menambahkan bahwa CEO bahkan tidak memiliki kamar sendiri.

Ini sejalan dengan bagaimana ING ingin menampilkan dirinya sebagai perusahaan keuangan global: digerakkan oleh masyarakat dan secara transparan.

"Bangunan ini [menunjukkan] bagaimana kami ingin bekerja sama [dengan komunitas]," kata Linke. “Kami ingin menampilkan diri kami secara terbuka, dan transparan. Sebagai contoh, dewan eksekutif kami tidak memiliki kantor lagi. Mereka memiliki meja besar tempat mereka bekerja bersama."

Arsitektur Cedar juga menumbuhkan gaya hidup sehat di antara 2.900 pekerjanya. Berbeda dengan tangga sempit gedung Amsterdamse Poort, markas besar ING yang baru memiliki tangga lebar yang berlokasi di jantung dua bangunan yang membentuk Cedar. Lift terletak di sudut-sudut bangunan.

"Tujuannya adalah membuat orang berjalan dan naik tangga, yang jauh lebih sehat, dan dengan cara itu, mereka bisa bertemu orang baru dan mereka bisa melihat apa yang sedang dikerjakan orang lain," kata Linke.

“Jadi ketika Anda berjalan di sekitar gedung, Anda selalu memiliki kesan bahwa Anda adalah bagian dari organisasi yang lebih besar yang mengerjakan banyak hal. Dan Anda tidak berjalan di lorong dengan kantor atau sudut tertutup di sebelah kiri dan di sebelah kanan."

Dengan mengingat keberlanjutan, ING menggunakan beton dan puing-puing dari kantor yang dihancurkan dan mencoba meminimalkan penggunaan bahan-bahan baru dalam membangun Cedar. Bangunan ini juga menggunakan energi matahari untuk memenuhi kebutuhan listriknya, dengan sekitar 3.000 meter persegi panel surya di atap.

ING telah melarang penggunaan plastik sekali pakai di restoran dan kedai kopi Cedar. Selanjutnya, berbagai langkah juga telah dilakukan untuk menghemat sebanyak 12 juta liter air setiap tahun, dibandingkan dengan kantor lain dengan ukuran yang sama.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.

Kenaikan suku bunga Australia berpotensi memperlambat penyaluran kredit di bank-bank besar

Aktivitas refinancing diperkirakan meningkat seiring nasabah mencari suku bunga KPR yang lebih murah.

Nasabah wealth alihkan fokus dari imbal hasil ke keamanan masa pensiun

Para penasihat keuangan dituntut memberikan layanan yang lebih cepat dan perencanaan keuangan yang lebih menyeluruh.

Bagaimana Bank-Bank memperkuat pondasi terhadap guncangan harga minyak?

Bank-bank asal China kemungkinan besar akan menanggung dampak paling besar.

Kerangka pembayaran SWIFT targetkan kejelasan biaya dan penelusuran transaksi yang lebih cepat

Lebih dari 50 bank mendukung perubahan yang memanfaatkan sistem yang sudah ada.

Bank-bank Jepang taruh miliaran dolar untuk dorong pertumbuhan keuangan dan teknologi India

GFTN menggandeng kedua belah pihak dalam bidang talenta, teknologi, dan akses pasar.