, China
147 views
Shanghai, China (Hanny Naibaho via Unsplash).

Bank-bank di Asia Pasifik tetap kokoh saat harga saham menyentuh rekor tertinggi.

S&P menyatakan, optimisme tetap terjaga meski sejumlah risiko terhadap kondisi kredit masih berada di level tinggi.

Perbankan Asia Pasifik Tetap Kokoh saat Harga Saham Cetak Rekor Tertinggi

Sebagian besar bank di Asia Pasifik dinilai tetap tangguh menghadapi guncangan eksternal. Lebih dari 80% peringkat bank di kawasan ini masih berada pada outlook stabil, menurut laporan Q3 2025 Monitor dari S&P Global Ratings.

“Sentimen pasar tetap positif, dengan harga saham di banyak yurisdiksi berada di level tertinggi sepanjang masa atau mendekati rekor, dan bond spread yang juga mendekati titik terendah historis. Optimisme ini bertahan meski sejumlah risiko terhadap kondisi kredit masih cukup tinggi,” ujar Gavin Gunning, analis kredit di S&P Global Ratings.

S&P menekankan bahwa mayoritas bank mampu menyerap risiko dari volatilitas kebijakan perdagangan AS, ketidakpastian geopolitik, hingga kondisi pembiayaan yang lebih ketat. Namun, perubahan besar yang negatif di luar skenario dasar S&P dapat menggerus kualitas aset bank dan menekan prospek mereka—terutama jika rumah tangga, korporasi, maupun sektor publik terdampak.

“Perburukan faktor geopolitik bisa memberi dampak negatif yang signifikan pada peringkat bank, seperti yang pernah terjadi pada sejumlah krisis sebelumnya,” tambah Gunning.

Dengan AI, Superbank melihat lebih dari sekadar skor kredit

Bank ini memantau model kreditnya untuk mendeteksi bias dan menjaga kinerja.

BNI jajaki pemanfaatan jejaring bisnis untuk menilai debitur usaha kecil

Bank melihat AI berpotensi lebih berguna untuk memantau debitur ketimbang menyetujui kredit.

Stablecoin berpotensi memecah sistem pembayaran Asia semakin terkotak-kotak

Sebanyak 44% profesional keuangan berpotensi menggunakan mata uang digital dalam dua tahun ke depan.

Maybank hemat US$9,56 juta lewat perubahan kecil pada proses kerja

Bank mengatakan inisiatif tersebut telah menghemat 2,17 juta hari kerja.

Bank Hong Kong masih tertekan kerugian properti seiring turunnya nilai aset

Pinjaman pengembangan dan investasi properti turun 15% sejak akhir 2022.

Sektor keuangan Singapura pertimbangkan agen AI di tengah celah tata kelola

Kerangka kerja yang diusulkan mengatur kendali atas tindakan kecerdasan buatan (AI) secara real-time.

Bank-bank kian fokus ke pasar regional seiring persaingan yang makin ketat

Cuma ada empat bank dari 20 bank terbesar dunia yang masih berstatus "global universal bank" pada 2025.

AI tingkatkan risiko fraud perbankan seiring celah kontrol yang dihadapi Australia

AUSTRAC menemukan potensi pinjaman fiktif senilai ratusan juta dolar.

Bank-bank Jepang beralih ke stablecoin demi pertahankan simpanan nasabah

Megabank berencana lakukan transaksi mata uang digital bersama pada Maret 2027.