, China
138 views
Shanghai, China (Hanny Naibaho via Unsplash).

Bank-bank di Asia Pasifik tetap kokoh saat harga saham menyentuh rekor tertinggi.

S&P menyatakan, optimisme tetap terjaga meski sejumlah risiko terhadap kondisi kredit masih berada di level tinggi.

Perbankan Asia Pasifik Tetap Kokoh saat Harga Saham Cetak Rekor Tertinggi

Sebagian besar bank di Asia Pasifik dinilai tetap tangguh menghadapi guncangan eksternal. Lebih dari 80% peringkat bank di kawasan ini masih berada pada outlook stabil, menurut laporan Q3 2025 Monitor dari S&P Global Ratings.

“Sentimen pasar tetap positif, dengan harga saham di banyak yurisdiksi berada di level tertinggi sepanjang masa atau mendekati rekor, dan bond spread yang juga mendekati titik terendah historis. Optimisme ini bertahan meski sejumlah risiko terhadap kondisi kredit masih cukup tinggi,” ujar Gavin Gunning, analis kredit di S&P Global Ratings.

S&P menekankan bahwa mayoritas bank mampu menyerap risiko dari volatilitas kebijakan perdagangan AS, ketidakpastian geopolitik, hingga kondisi pembiayaan yang lebih ketat. Namun, perubahan besar yang negatif di luar skenario dasar S&P dapat menggerus kualitas aset bank dan menekan prospek mereka—terutama jika rumah tangga, korporasi, maupun sektor publik terdampak.

“Perburukan faktor geopolitik bisa memberi dampak negatif yang signifikan pada peringkat bank, seperti yang pernah terjadi pada sejumlah krisis sebelumnya,” tambah Gunning.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.

Kenaikan suku bunga Australia berpotensi memperlambat penyaluran kredit di bank-bank besar

Aktivitas refinancing diperkirakan meningkat seiring nasabah mencari suku bunga KPR yang lebih murah.

Nasabah wealth alihkan fokus dari imbal hasil ke keamanan masa pensiun

Para penasihat keuangan dituntut memberikan layanan yang lebih cepat dan perencanaan keuangan yang lebih menyeluruh.

Bagaimana Bank-Bank memperkuat pondasi terhadap guncangan harga minyak?

Bank-bank asal China kemungkinan besar akan menanggung dampak paling besar.

Kerangka pembayaran SWIFT targetkan kejelasan biaya dan penelusuran transaksi yang lebih cepat

Lebih dari 50 bank mendukung perubahan yang memanfaatkan sistem yang sudah ada.

Bank-bank Jepang taruh miliaran dolar untuk dorong pertumbuhan keuangan dan teknologi India

GFTN menggandeng kedua belah pihak dalam bidang talenta, teknologi, dan akses pasar.