, Philippines
725 views
Mr. Lito Villanueva (center), speaking at a panel during the summit. Photo by Emilia Claudio.

ATM Go RCBC kini hadir di seluruh kota dan provinsi di Filipina

Layanan yang memungkinkan transfer tanpa kartu ini kini tersedia di seluruh kota di Filipina.

Rizal Commercial Banking Corp. (RCBC) memperkirakan inisiatif perbankan komunitas mereka akan terus bertumbuh tahun ini, setelah mencatat kenaikan nilai transaksi sebesar 30% pada 2024.

Layanan yang disebut ATM Go ini memungkinkan penarikan, penyetoran, transfer, dan pembayaran tagihan tanpa kartu melalui mitra merchant seperti toko kelontong, bank pedesaan, koperasi, serta usaha kecil dan menengah di wilayah pedesaan.

Pengguna memulai transaksi menggunakan terminal mobile point of sale dan kode QR (quick response) yang dihasilkan oleh aplikasi seluler RCBC.

“Kami telah melihat pertumbuhan yang sangat pesat untuk layanan ini,” kataLito Villanueva, wakil presiden eksekutif sekaligus chief innovation and inclusion officer di RCBC kepada Asian Banking & Finance di sela-sela konferensi yang diselenggarakan oleh majalah tersebut di Manila pada Maret.

ATM Go milik RCBC kini telah hadir di seluruh kota dan provinsi di Filipina, dengan 94% lokasinya dimiliki oleh mitra merchant. Dari total transaksi yang terjadi, 94% berasal dari luar Metro Manila, dan 64% melibatkan perempuan yang tinggal di wilayah pedesaan, tambah Villanueva.

Layanan ini digunakan oleh pemerintah daerah, militer, dan kepolisian untuk penggajian, serta oleh para pensiunan.

Pada Februari lalu, RCBC melaporkan bahwa jumlah mitra merchant meningkat 2,5 kali lipat dibanding tahun sebelumnya, sementara jumlah terminal ATM Go naik 46% menjadi 8.426 unit.

Villanueva, yang juga menjadi panelis dalam acara tersebut, mengatakan salah satu tantangan utama yang mereka hadapi adalah tingginya biaya internet. Beberapa mitra merchant mereka di daerah terpencil bahkan menggunakan Starlink, layanan internet satelit milik SpaceX, untuk menjalankan layanan perbankan mereka.

Menurut studi yang dirilis oleh situs perbandingan konsumen Cable.co.uk pada Mei 2024, biaya bulanan internet broadband di Filipina mencapai US$35,55 yang merupakan tertinggi ketiga di Asia Tenggara setelah Brunei dan Singapura.

“Pada akhirnya, teknologi digital bukanlah segalanya; ia hanya sebagai penggerak,” kata Villanueva, yang juga mengepalai Digital Enterprise and Innovations Group RCBC, dalam forum tersebut. “Digital tidak serta-merta menyelesaikan masalah. Harus ada komponen digital yang benar-benar mendorong inovasi.”

Ia menambahkan bahwa Filipina kemungkinan kecil akan menjadi masyarakat tanpa uang tunai sepenuhnya, dan lebih mungkin menuju sistem “cash-light”.

Fakta bahwa dompet digital seperti GCash dan Maya masih menawarkan layanan setor dan tarik tunai menunjukkan adanya celah pasar, jelasnya. Warga Filipina masih terus mencairkan dana dari e-wallet mereka ke dalam bentuk tunai, meskipun biayanya mahal, tambahnya.

Untuk saat ini, bank dan perusahaan fintech akan terus meluncurkan produk digital, sementara uang tunai tetap menjadi bagian penting dari strategi untuk mendorong inklusi keuangan, katanya.

Baru-baru ini, RCBC meluncurkan RCBC Pulz, sebuah inisiatif pinjaman digital yang kini menangani 50% dari total pinjaman tanpa jaminan milik bank tersebut.

Villanueva menambahkan open banking atau open payment menjadi pendekatan lain untuk mendorong inklusi keuangan. Sistem ini memungkinkan aplikasi pihak ketiga yang berizin untuk mengakses data perbankan pengguna dan memproses pembayaran dengan aman, membuka jalan bagi bank daerah, dompet digital, dan bank besar untuk menawarkan solusi yang jauh lebih terjangkau.

Dengan AI, Superbank melihat lebih dari sekadar skor kredit

Bank ini memantau model kreditnya untuk mendeteksi bias dan menjaga kinerja.

BNI jajaki pemanfaatan jejaring bisnis untuk menilai debitur usaha kecil

Bank melihat AI berpotensi lebih berguna untuk memantau debitur ketimbang menyetujui kredit.

Stablecoin berpotensi memecah sistem pembayaran Asia semakin terkotak-kotak

Sebanyak 44% profesional keuangan berpotensi menggunakan mata uang digital dalam dua tahun ke depan.

Maybank hemat US$9,56 juta lewat perubahan kecil pada proses kerja

Bank mengatakan inisiatif tersebut telah menghemat 2,17 juta hari kerja.

Bank Hong Kong masih tertekan kerugian properti seiring turunnya nilai aset

Pinjaman pengembangan dan investasi properti turun 15% sejak akhir 2022.

Sektor keuangan Singapura pertimbangkan agen AI di tengah celah tata kelola

Kerangka kerja yang diusulkan mengatur kendali atas tindakan kecerdasan buatan (AI) secara real-time.

Bank-bank kian fokus ke pasar regional seiring persaingan yang makin ketat

Cuma ada empat bank dari 20 bank terbesar dunia yang masih berstatus "global universal bank" pada 2025.

AI tingkatkan risiko fraud perbankan seiring celah kontrol yang dihadapi Australia

AUSTRAC menemukan potensi pinjaman fiktif senilai ratusan juta dolar.

Bank-bank Jepang beralih ke stablecoin demi pertahankan simpanan nasabah

Megabank berencana lakukan transaksi mata uang digital bersama pada Maret 2027.