, Indonesia
109 views
Photo by Hakan Dahlstrom via Flickr.

Laba bersih Citi Indonesia naik 52% menjadi $38,29 juta di Q1

Grup Klien Institusinya mencatat pertumbuhan pinjaman 2,5% selama kuartal tersebut.

Citibank Indonesia membukukan pendapatan bersih sebesar Rp569 miliar (lebih dari US$39,29 juta) di Q1, 52% lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal yang sama di 2022.

Pendapatan bunga bersih bank di seluruh Institutional Clients Group mendorong Citi untuk membukukan pendapatan yang lebih tinggi. ICG mencatat pertumbuhan pinjaman 2,5% di Q1, dibandingkan dengan tiga bulan pertama 2022.

Total aset juga tumbuh sebesar 14,4% menjadi Rp101,7t pada periode yang sama, terutama berkat kenaikan 14% pada simpanan pihak ketiga.

(US$1 = IDR14,860.25)

CIMB permudah proses pembiayaan mobil pertama

Program ini mencakup pajak jalan, perlindungan kehilangan total kendaraan, dan Takaful.

PvX dorong pembiayaan berbasis pendapatan untuk aplikasi konsumen

Persaingan yang dipicu AI diperkirakan mendorong kebutuhan modal pemasaran.

OCBC perluas akses wealth management berbasis digital

Mobile banking membawa layanan investasi ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

Western Union ubah strategi pengiriman uang

Akuisisi Dash mendukung ekspansi ke layanan kredit, pembayaran, dan jasa keuangan konsumen lainnya.

Bank-bank Singapura uji cara baru untuk membebaskan kapasitas kredit

Sebagian besar bank di Asia Tenggara dinilai belum perlu mengikuti langkah ini, kata S&P Global.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.