CIMB permudah proses pembiayaan mobil pertama
Program ini mencakup pajak jalan, perlindungan kehilangan total kendaraan, dan Takaful.
CIMB Bank Berhad mempermudah proses pembelian mobil pertama di Malaysia dengan menggabungkan pembiayaan dan asuransi ke dalam satu paket layanan yang ditujukan bagi nasabah muda.
“Selama ini, pasar terbiasa terorganisir berdasarkan produk-produk yang berdiri sendiri-sendiri,” kata Haniz Nazlan, CEO Group Consumer Banking CIMB, kepada Insurance Asia. “Nasabah diharapkan bisa menyusun sendiri kombinasi pembiayaan, perlindungan, dan biaya kepemilikan.”
Nazlan menjelaskan, pembeli mobil untuk pertama kalinya sering kali harus memilih antara pembiayaan, asuransi, atau Takaful, sekaligus memperkirakan biaya kepemilikan dan menentukan kemampuan finansial mereka — semuanya dilakukan saat mereka baru pertama kali mengambil keputusan finansial semacam ini.
Solusi First Car Solution dari CIMB menggabungkan pembiayaan kendaraan dengan opsi asuransi dan Takaful, perlindungan terhadap kehilangan total kendaraan, pajak jalan gratis, serta perlindungan garansi untuk kendaraan bekas atau rekondisi yang mencakup kerusakan mekanis dan elektrikal.
Manfaat tambahan berupa perlindungan kematian dan kecacatan akibat kecelakaan juga tersedia secara opsional. Solusi ini menyasar nasabah berusia 18 hingga 30 tahun, kelompok yang umumnya memiliki riwayat kredit terbatas.
“Bagi nasabah muda, riwayat kredit yang terbatas tidak serta-merta berarti mereka tidak layak mendapatkan kredit,” kata Nazlan dalam jawaban tertulis melalui email. “Yang penting adalah melihat kondisi finansial mereka secara menyeluruh dan menyalurkan kredit secara bertanggung jawab berdasarkan kemampuan bayar (affordability).”
Ia menambahkan, aspek kemampuan bayar ini tidak berhenti pada persetujuan pinjaman saja, tetapi juga mencakup biaya-biaya kepemilikan kendaraan ke depannya.
Nazlan mengatakan minat nasabah terhadap program ini cukup tinggi, seiring konsumen muda yang semakin mencari solusi keuangan yang terintegrasi dan personal, alih-alih produk yang berdiri sendiri. Ia tidak bersedia mengungkapkan angka penyerapan produk ini.
“Nasabah masa kini tidak lagi berpikir dalam kerangka butuh pinjaman, polis asuransi, atau produk investasi,” ujarnya. “Mereka berpikir tentang pencapaian-pencapaian yang ingin mereka raih — membeli mobil pertama, memiliki rumah pertama, membangun kekayaan, atau mempersiapkan masa depan.”
Nazlan menambahkan, CIMB berencana memperluas produk serupa ke sektor wealth management syariah, KPR (mortgage), perbankan lintas negara dan digital, serta pembiayaan berkelanjutan (sustainable finance).