, Hong Kong
1726 views
Cindy Leung (from OCBC Bank's website, retrieved 13 August 2026)

OCBC Hong Kong bentuk kelompok pelatih eksekutif untuk karyawan

Bank ini menargetkan 100 pelatih bersertifikat di seluruh grup pada akhir 2027.

OCBC Bank (Hong Kong) Ltd. membuka akses langsung bagi karyawannya untuk mendapatkan bimbingan karier dari para bankir senior. Sebelum bisa menjadi pembimbing (coach) internal, para eksekutif ini terlebih dahulu harus mengantongi sertifikasi internasional.

“Kami melihat pentingnya membekali para pemimpin utama dengan kemampuan membentuk budaya kerja mulai dari level atas, sekaligus menumbuhkan lingkungan kerja yang mengutamakan keterampilan,” ujar Cindy Leung, Head of Human Resources OCBC Bank, dalam wawancara dengan Asian Banking & Finance melalui Microsoft Teams.

Karyawan bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan coach sesuai kebutuhan dan target pengembangan diri mereka. Setiap pasangan coach dan karyawan baru akan disetujui setelah OCBC menilai kecocokan keduanya.

Kelompok pelatih ini diisi oleh jajaran managing director dan executive director, yang wajib mengantongi sertifikasi dari International Coaching Federation (ICF) untuk bisa menyandang status associate certified coach.

Pada Mei lalu, sebanyak 11 bankir setingkat executive dan managing director di Hong Kong resmi bergabung dalam program ini. Leung menjelaskan, para peserta harus menempuh 60 jam pendidikan coaching, 100 jam praktik langsung, dan 10 jam pelatihan “mental coaching” sebelum akhirnya mengikuti ujian sertifikasi ICF.

Pelatihan berlangsung dalam tiga modul sepanjang tahun agar peserta tetap bisa menjalankan pekerjaan rutin mereka. Menurutnya, keikutsertaan dalam program ini bersifat sukarela dan atas inisiatif masing-masing karyawan.

Begitu tersertifikasi, nama-nama coach akan tercantum dalam dashboard internal yang bisa diakses seluruh karyawan. Adapun karyawan junior berhak mendapatkan minimal tiga sesi bimbingan one-on-one dalam rentang waktu tiga hingga enam bulan.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Coaching for Growth milik OCBC Group yang bergulir sejak September 2025, dan mulai diperluas ke Hong Kong serta Malaysia pada April 2026. Secara keseluruhan, OCBC Group menargetkan memiliki 100 coach bersertifikat ICF pada akhir 2027.

Leung menambahkan, bank berencana membuka angkatan kedua di Hong Kong pada awal hingga pertengahan 2027, yang kembali menyasar jajaran pemimpin senior.

Ia juga menyebut bahwa program coaching ini turut mendukung upaya menyiapkan karyawan menghadapi era kerja yang semakin diwarnai kecerdasan buatan (AI). Sebagai bagian dari upaya tersebut, OCBC Hong Kong juga menggelar hari pembelajaran bertajuk AI, Digital, and Data (ADD) yang diikuti lebih dari 700 karyawan.

“Kami ingin terus memperkuat budaya coaching sekaligus investasi kami di bidang pembelajaran ADD, agar karyawan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan meraih kesuksesan karier di OCBC,” tutup Leung.

Follow the link for more news on

OCBC Hong Kong bentuk kelompok pelatih eksekutif untuk karyawan

Bank ini menargetkan 100 pelatih bersertifikat di seluruh grup pada akhir 2027.

CIMB permudah proses pembiayaan mobil pertama

Program ini mencakup pajak jalan, perlindungan kehilangan total kendaraan, dan Takaful.

PvX dorong pembiayaan berbasis pendapatan untuk aplikasi konsumen

Persaingan yang dipicu AI diperkirakan mendorong kebutuhan modal pemasaran.

OCBC perluas akses wealth management berbasis digital

Mobile banking membawa layanan investasi ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

Western Union ubah strategi pengiriman uang

Akuisisi Dash mendukung ekspansi ke layanan kredit, pembayaran, dan jasa keuangan konsumen lainnya.

Bank-bank Singapura uji cara baru untuk membebaskan kapasitas kredit

Sebagian besar bank di Asia Tenggara dinilai belum perlu mengikuti langkah ini, kata S&P Global.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.