, Indonesia
379 views
/Robert Lens from Pexels

Pasokan uang Indonesia turun 6,9% YoY pada April

Ini karena pinjaman yang dicairkan dan klaim bersih.

Uang beredar luas (M2) di Indonesia pada bulan April turun 6,9% year-on-year (YoY) menjadi $550 miliar (Rp8.928,0 triliun). Ini terutama dipengaruhi oleh dua faktor: pinjaman yang dicairkan dan Klaim Bersih pada Pemerintah Pusat (NCG), menurut data dari Bank Indonesia.

Pinjaman yang dicairkan tumbuh sebesar 12,3% YoY, naik dari 11,9% YoY pada Maret 2024. Klaim Bersih pada Pemerintah Pusat (NCG) meningkat sebesar 25,8% YoY pada April 2024, dibandingkan dengan 17,9% YoY pada bulan sebelumnya.

Aset Luar Negeri Bersih (NFA) mengalami kontraksi sebesar 1,1% YoY yang relatif stabil selama periode pelaporan.

Di sisi lain, uang beredar sempit (M1) dan Uang Kuasi menjadi kontributor utama perkembangan M2, dengan masing-masing mencatatkan tingkat pertumbuhan 5,5% YoY dan 8,5% YoY.

($1.00 = Rp16,224.75)

 

CIMB permudah proses pembiayaan mobil pertama

Program ini mencakup pajak jalan, perlindungan kehilangan total kendaraan, dan Takaful.

PvX dorong pembiayaan berbasis pendapatan untuk aplikasi konsumen

Persaingan yang dipicu AI diperkirakan mendorong kebutuhan modal pemasaran.

OCBC perluas akses wealth management berbasis digital

Mobile banking membawa layanan investasi ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

Western Union ubah strategi pengiriman uang

Akuisisi Dash mendukung ekspansi ke layanan kredit, pembayaran, dan jasa keuangan konsumen lainnya.

Bank-bank Singapura uji cara baru untuk membebaskan kapasitas kredit

Sebagian besar bank di Asia Tenggara dinilai belum perlu mengikuti langkah ini, kata S&P Global.

BofA: peran treasury bergeser ke advisory strategis

Klien-klien menahan lebih banyak likuiditas di Singapura di tengah ketidakpastian.

UKM China perluas jangkauan ke ASEAN melalui model digital-first

Barang konsumen, solusi digital, dan logistik mendorong ekspansi ke luar negeri.

Standard Chartered dan A*STAR bentuk laboratorium untuk perkuat wealth management dan lawan penipuan

Kerja sama senilai $11,7 juta dengan ASTAR ini menghadirkan 10 peneliti ASTAR untuk mengeksplorasi dukungan wealth management dan pengendalian penipuan.

Bank Singapura tingkatkan kehati-hatian dengan perketat perekrutan

Jumlah tenaga kerja di 15 lender hanya naik 0,005% pada 2025.

Meningkatnya IPO picu perekrutan karyawan bank di Hong Kong

Tenaga kerja di 15 lender turun 0,73% menjadi 74.