, Indonesia
1155 views

Aplikasi perbankan BCA Digital tembus 3 juta pengguna

Dana pihak ketiga mencapai US$793 juta.

Aplikasi mobile banking unggulan PT Bank Digital BCA (BCA Digital) telah melampaui angka tiga juta nasabah, menegaskan traksi yang terus tumbuh di sektor perbankan digital Indonesia, khususnya di kalangan generasi Z dan milenial.

Lebih dari 90% basis penggunanya kini berasal dari segmen usia muda tersebut, menurut Presiden Direktur BCA Digital Lanny Budiati.

Platform ini memposisikan diri sebagai solusi mobile-first yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial generasi muda Indonesia. Total dana pihak ketiga kini telah melampaui US$793 juta (Rp13 triliun), dengan rata-rata saldo mendekati US$305 (Rp5 juta) per pengguna.

Namun, menurut Lanny, capaian tersebut tidak sekadar mencerminkan pertumbuhan jumlah pengguna. “Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa blu dipandang sebagai mitra finansial yang relevan dan tepercaya, khususnya bagi generasi muda Indonesia,” ujarnya dalam jawaban tertulis.

Ia menambahkan, misi utama blu adalah membantu membangun literasi dan kematangan finansial sejak dini.

“Kami ingin memberikan Gen Z perangkat untuk meningkatkan kematangan finansial sejak awal—baik melalui menabung, pengelolaan anggaran, investasi, maupun pemahaman terhadap risiko dan proteksi,” ujarnya.

Salah satu produk yang menyasar segmen muda adalah bluAccount for Teens, rekening tabungan digital bagi pengguna berusia 12 hingga 17 tahun yang memerlukan persetujuan orang tua. Produk ini dilengkapi fitur yang membantu membentuk kebiasaan finansial yang sehat.

Layanan terintegrasi lainnya mencakup bluInvest, yang menghubungkan pengguna ke produk reksa dana melalui mitra Moduit dan FUNDtastic. Platform ini juga baru menambahkan bluValas yang memungkinkan transaksi mata uang asing di dalam aplikasi, serta bluRDN yang mempermudah investasi saham melalui integrasi dengan BCA Sekuritas.

Pada Februari, blu bermitra dengan Garuda Indonesia untuk meluncurkan Garuda x bluDebit Card—kartu debit co-branding bertema perjalanan yang dibuat dari plastik daur ulang.

“Ini bukan sekadar soal pembayaran, tetapi juga gaya hidup dan keberlanjutan,” kata Lanny. “Nasabah muda menginginkan manfaat yang bermakna—miles, akses lounge, dan dampak.”

Untuk menandai ulang tahun keempatnya, blu meluncurkan kampanye “Tumbuh Bareng Kamu”, yang menghadirkan kegiatan komunitas, kompetisi menulis, dan konten digital guna memperdalam keterlibatan pengguna.

Keamanan dan edukasi pengguna tetap menjadi prioritas utama bank. Melalui kampanye #JagaDataJagaHarta, blu mendorong kebiasaan perbankan digital yang aman, didukung peningkatan infrastruktur secara berkala.

Berizin dari Otoritas Jasa Keuangan dan diawasi Bank Indonesia, serta dengan perlindungan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), blu menawarkan layanan perbankan digital yang sepenuhnya teregulasi.

“Kami percaya dekade berikutnya dalam perbankan akan ditentukan oleh kepercayaan, akses, dan relevansi personal,” kata Lanny. “Blu hadir untuk mendampingi generasi muda Indonesia di setiap fase pertumbuhan finansial mereka—bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai mitra seumur hidup.”

Dengan AI, Superbank melihat lebih dari sekadar skor kredit

Bank ini memantau model kreditnya untuk mendeteksi bias dan menjaga kinerja.

BNI jajaki pemanfaatan jejaring bisnis untuk menilai debitur usaha kecil

Bank melihat AI berpotensi lebih berguna untuk memantau debitur ketimbang menyetujui kredit.

Stablecoin berpotensi memecah sistem pembayaran Asia semakin terkotak-kotak

Sebanyak 44% profesional keuangan berpotensi menggunakan mata uang digital dalam dua tahun ke depan.

Maybank hemat US$9,56 juta lewat perubahan kecil pada proses kerja

Bank mengatakan inisiatif tersebut telah menghemat 2,17 juta hari kerja.

Bank Hong Kong masih tertekan kerugian properti seiring turunnya nilai aset

Pinjaman pengembangan dan investasi properti turun 15% sejak akhir 2022.

Sektor keuangan Singapura pertimbangkan agen AI di tengah celah tata kelola

Kerangka kerja yang diusulkan mengatur kendali atas tindakan kecerdasan buatan (AI) secara real-time.

Bank-bank kian fokus ke pasar regional seiring persaingan yang makin ketat

Cuma ada empat bank dari 20 bank terbesar dunia yang masih berstatus "global universal bank" pada 2025.

AI tingkatkan risiko fraud perbankan seiring celah kontrol yang dihadapi Australia

AUSTRAC menemukan potensi pinjaman fiktif senilai ratusan juta dolar.

Bank-bank Jepang beralih ke stablecoin demi pertahankan simpanan nasabah

Megabank berencana lakukan transaksi mata uang digital bersama pada Maret 2027.