, Malaysia
139 views

Tiga grafik ini tunjukkan penurunan tajam profitabilitas bank-bank Malaysia

Penurunan ROA, kenaikan NPL, dan tekanan NIM menghantui perbankan.

Ketika RHB Bank merilis hasil pendapatan sembilan bulan pada 2015, laporan itu menunjukkan profitabilitas yang memburuk. Moody’s Investors Service mengatakan hasil tersebut sejalan dengan penurunan profitabilitas bank-bank Malaysia lainnya karena meningkatnya biaya kredit dan menyusutnya net interest margins (NIM), kredit negatif yang dapat menyebabkan tekanan modal. “Kami memperkirakan penurunan profitabilitas bank-bank Malaysia akan berlanjut hingga 2016 karena lingkungan operasi akan tetap menantang.”

Moody’s mengatakan return on assets (ROA) bank telah jatuh ke level terendah selama tiga tahun. Nonperforming loans (NPL) dan biaya kredit juga meningkat, dan biaya pendanaan yang tinggi telah menyebabkan bank menekan NIM selama 12 bulan terakhir.

Berikut tiga grafik yang menunjukkan tren tersebut, seperti dilansir Moody’s.

Dengan AI, Superbank melihat lebih dari sekadar skor kredit

Bank ini memantau model kreditnya untuk mendeteksi bias dan menjaga kinerja.

BNI jajaki pemanfaatan jejaring bisnis untuk menilai debitur usaha kecil

Bank melihat AI berpotensi lebih berguna untuk memantau debitur ketimbang menyetujui kredit.

Stablecoin berpotensi memecah sistem pembayaran Asia semakin terkotak-kotak

Sebanyak 44% profesional keuangan berpotensi menggunakan mata uang digital dalam dua tahun ke depan.

Maybank hemat US$9,56 juta lewat perubahan kecil pada proses kerja

Bank mengatakan inisiatif tersebut telah menghemat 2,17 juta hari kerja.

Bank Hong Kong masih tertekan kerugian properti seiring turunnya nilai aset

Pinjaman pengembangan dan investasi properti turun 15% sejak akhir 2022.

Sektor keuangan Singapura pertimbangkan agen AI di tengah celah tata kelola

Kerangka kerja yang diusulkan mengatur kendali atas tindakan kecerdasan buatan (AI) secara real-time.

Bank-bank kian fokus ke pasar regional seiring persaingan yang makin ketat

Cuma ada empat bank dari 20 bank terbesar dunia yang masih berstatus "global universal bank" pada 2025.

AI tingkatkan risiko fraud perbankan seiring celah kontrol yang dihadapi Australia

AUSTRAC menemukan potensi pinjaman fiktif senilai ratusan juta dolar.

Bank-bank Jepang beralih ke stablecoin demi pertahankan simpanan nasabah

Megabank berencana lakukan transaksi mata uang digital bersama pada Maret 2027.