571 views
Photo courtesy of Baiduri Bank.

Baiduri Bank membuka kantor di Singapura untuk mendukung perusahaan Brunei

Langkah ini bertujuan memfasilitasi investasi asing langsung ke Brunei.

Baiduri Bank membuka kantor perwakilan di Singapura untuk mendukung bisnis Brunei yang ingin berekspansi regional sekaligus menarik investasi asing ke negara tersebut.

Kantor yang diluncurkan pada Mei ini menjadi “titik penghubung penting” bagi investasi asing langsung (FDI) dan dalam memperkenalkan perkembangan iklim usaha Brunei, ujar Ti Eng Hui, CEO Baiduri Bank, kepada Asian Banking & Finance.

Ti menyebut langkah ini sebagai pijakan strategis pertama, yang berpotensi membuka jalan menuju kehadiran penuh dalam bentuk cabang di Singapura di masa depan.

“Kami memandang ini lebih dari sekadar kehadiran fisik,” kata Ti melalui email. “Ini adalah platform untuk keterlibatan berkelanjutan, kolaborasi, dan penciptaan nilai lintas batas.”

Dalam beberapa tahun terakhir, bank asal Brunei ini telah meningkatkan partisipasinya dalam sindikasi pinjaman serta memperkuat kemitraan treasury dengan perusahaan berbasis di Singapura.

Keterhubungan nilai tukar mata uang Brunei dan Singapura juga menciptakan lingkungan yang mulus untuk aktivitas keuangan lintas negara, tambah Ti.

Bank ini juga berinvestasi pada infrastruktur digital, menghadirkan inovasi seperti Baiduri Tap2Pay, solusi pertama di Brunei yang memungkinkan bisnis menerima pembayaran nirsentuh melalui ponsel pintar.

Selain itu, Baiduri tengah bereksperimen dengan kecerdasan buatan generatif melalui chatbot Emmi, yang mampu menangani pertanyaan kompleks, memberikan jawaban yang disesuaikan, serta belajar dari interaksi pengguna untuk menghadirkan dukungan lebih cerdas.

Ti menegaskan bahwa perkembangan tersebut memberi bank fondasi yang lebih kuat untuk mengambil pendekatan outward-looking dan melakukan diversifikasi di luar pasar domestik.

Meskipun kantor perwakilan ini tidak melakukan transaksi perbankan, fungsinya adalah memfasilitasi dialog mengenai FDI di Brunei bersama mitra, termasuk Brunei Economic Development Board.

Ti mencontohkan meningkatnya diskusi antara Brunei dan Singapura, terutama di lima sektor prioritas Brunei: hilir minyak dan gas, pangan, jasa, teknologi informasi dan komunikasi, serta pariwisata.

Baiduri Bank juga memiliki ambisi regional yang lebih luas, meski pasar domestik tetap menjadi inti. “Pendirian kantor perwakilan kami di Singapura menandai langkah awal yang dipertimbangkan secara matang untuk membangun hubungan regional yang lebih kuat,” ujar Ti.

Ia menambahkan bahwa bank berencana menjajaki pasar dengan aktivitas perdagangan dan investasi intra-ASEAN yang kuat, serta permintaan yang meningkat terhadap produk, jasa, dan modal asal Brunei.

“Pada akhirnya, tujuan kami adalah membantu perusahaan Brunei mendapatkan pijakan di pasar regional yang kompetitif seperti Singapura, sekaligus menjadi gerbang bagi investor ASEAN dan internasional untuk menjajaki peluang baru di Brunei,” kata Ti.

Dengan kantor di Singapura, Baiduri Bank berupaya memperkuat kemitraan lintas negara, mendukung ekspansi regional perusahaan domestik, dan meningkatkan kehadiran Brunei di lanskap keuangan ASEAN.

Follow the link for more news on

Dengan AI, Superbank melihat lebih dari sekadar skor kredit

Bank ini memantau model kreditnya untuk mendeteksi bias dan menjaga kinerja.

BNI jajaki pemanfaatan jejaring bisnis untuk menilai debitur usaha kecil

Bank melihat AI berpotensi lebih berguna untuk memantau debitur ketimbang menyetujui kredit.

Stablecoin berpotensi memecah sistem pembayaran Asia semakin terkotak-kotak

Sebanyak 44% profesional keuangan berpotensi menggunakan mata uang digital dalam dua tahun ke depan.

Maybank hemat US$9,56 juta lewat perubahan kecil pada proses kerja

Bank mengatakan inisiatif tersebut telah menghemat 2,17 juta hari kerja.

Bank Hong Kong masih tertekan kerugian properti seiring turunnya nilai aset

Pinjaman pengembangan dan investasi properti turun 15% sejak akhir 2022.

Sektor keuangan Singapura pertimbangkan agen AI di tengah celah tata kelola

Kerangka kerja yang diusulkan mengatur kendali atas tindakan kecerdasan buatan (AI) secara real-time.

Bank-bank kian fokus ke pasar regional seiring persaingan yang makin ketat

Cuma ada empat bank dari 20 bank terbesar dunia yang masih berstatus "global universal bank" pada 2025.

AI tingkatkan risiko fraud perbankan seiring celah kontrol yang dihadapi Australia

AUSTRAC menemukan potensi pinjaman fiktif senilai ratusan juta dolar.

Bank-bank Jepang beralih ke stablecoin demi pertahankan simpanan nasabah

Megabank berencana lakukan transaksi mata uang digital bersama pada Maret 2027.